nDalem Natan Royal Heritage: Jejak Orang Kalang di Kotagede

Contents [Click here]

Rumah Kalang merupakan salah satu heritage berupa bangunan yang memiliki nilai historis terkait orang kalang di masa lalu. Eksistensi kelompok Kalang ini berkaitan dengan sejarah Mataram Islam di masa lalu. Kelompok ini telah menyebar di bagian selatan Pulau Jawa dan di antaranya menetap di Kotagede

Rumah Kalang di Kotagede

Sebagai minoritas di Kotagede, kelompok ini awalnya berprofesi sebagai tukang kayu dan seiring waktu berhasil menjadi pedagang sukses. Kesuksesannya tersebut ditunjukkan dengan berdirinya rumah tinggalnya yang khas. Bangunan tempat tinggal mereka atau rumah Kalang memiliki ciri khas bangunan indis di Kotagede yang menunjukkan mereka memiliki kemampuan ekonomi di atas masyarakat biasa pada saat itu. 

Beberapa di antaranya masih bisa disaksikan sampai saat ini. Bahkan mudah ditemukan karena letaknya di tepi jalan utama Kotagede seperti Jalan Mondorakan dan Jalan Tegalgendu. Beberapa yang terkenal di antaranya adalah Restaurant Omah Dhuwur, nDalem Natan Royal Heritage, Rumah Kalang Noeriah atau kini menjadi Museum Kotagede into Living Museum, dan Restaurant Sekar Kedaton. 

nDalem Natan Royal Heritage: Tidak Sekedar Heritage  

Salah satu rumah Kalang di Kotagede adalah nDalem Natan Royal Heritage. Bangunan ini terletak di Jalan Mondorakan No.5 Kotagede, Yogyakarta. Tidak sekedar menyuguhkan nilai historis dari bangunannya sebagai rumah Kalang, pemiliknya sekarang mengalihfungsikan bangunan ini tidak sekedar tempat tinggal seperti fungsi aslinya. 

nDalem Natan Royal Heritage: Rumah Kalang di Kotagede
Pendhapa nDalem Natan Royal Heritage
 (Dok. Audina, 2017)

Kini rumah Kalang tersebut digunakan sebagai guesthouse, toko buku, artspace cafe. museum, gallery, dan art and craft shop. Jadi semua orang bisa menikmati suasana bangunan tua ini seolah pengunjung datang ke dimensi masa lalu yang sudah disesuaikan fungsinya. 

Ciri Khas Rumah Kalang: Bangunan Indis

Rumah Kalang di Kotagede memang memberi ciri khas tersendiri di tengah permukiman Kotagede yang khas sebagai peninggalan Mataram Islam. Sebagian besar bangunan atau rumah tempat tinggal di permukiman Kotagede merupakan bangunan-bangunan dengan gaya arsitektur tradisional lokal (Jawa). Sementara ciri khas paling menonjol dari bangunan rumah Kalang adalah gaya arsitektur indis yaitu kolaborasi gaya bangunan tradisional Jawa dengan gaya bangunan kolonial. Itulah mengapa rumah Kalang ini sangat menonjol dengan gaya arsitektur Indis.

nDalem Natan Royal Heritage: Rumah Kalang di Kotagede
nDalem Natan Royal Heritage dari tampak selatan
(Dok. Audina, 2017)

Pada dasarnya setiap arsitektur rumah Kalang memiliki ciri khasnya masing-masing. Meski beberapa aspeknya tetap menggunakan dasar gaya bangunan lokal Jawa seperti tata letak, komponen ruang, dan sebagainya. Sisanya akan mengikuti selera dari pemilik dan/atau arsitek/desainer bangunannya. Jika dilihat sekilas, rumah Kalang akan tampak mencolok dari bangunan lain yang memberi kesan megah dan mewah. 

Di Balik Bangunan nDalem Royal Natan Heritage

Sebelum dikenal dengan nDalem Royal Natan Heritage dengan pemilik Bapak Nasir Tamara saat ini, bangunan ini dulu dikenal dengan nDalem Proyodranan. Proyodranan adalah pemilik pertamanya. Sosok Proyodranan terkenal sebagai seorang saudagar kaya raya dan konon memiliki rolls royce pada saat itu. 

Dalam sejarahnya, bangunan ini pernah digunakan sebagai kantor kecamatan, kantor militer, tempat pertemuan, dan bahkan tempat pertunjukkan seni. Bangunan ini diduga dibangun tahun 1925 yang diindikasikan dari angka 1857 tahun Jawa pada bagian fasad pendapanya. Adapun inisial huruf PD yang diindikasikan adalah Proyo Dranan yaitu nama sang pemilik pertama. 

nDalem Natan Royal Heritage: Rumah Kalang di Kotagede
Angka 1857 dan Huruf PD di fasad Pendapa (Dok. Audina, 2017) 

-

Itulah ulasan sekilas tentang rumah Kalang nDalem Natan Royal Heritage yang wajib kamu kunjungi ketika kamu datang ke Jogja. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota ya dan sangat mudah ditemukan lho!