Alas Purwo: Gua dan Pertapa, Kental Akan Klenik dan Mistis!

Contents [Click here]

Laris selalu didatangi Para Lelono

Lelono merupakan istilah yang sering digunakan masyarakat lokal di Banyuwangi, Jawa Timur. Arti dari lelono ini adalah orang yang melakukan pertapaan ke suatu tempat tertentu. Ada beragam tempat yang sering menjadi tempat pertapaan mereka mulai tempat pemandian hingga gua.

Di Banyuwangi, tepatnya di Alas Purwo, sudah terkenal menjadi destinasi para lelono. Lelono ini datang perorangan dan ada juga yang berkelompok. Tujuan semedinya pun beragam mulai dari mencari ketenangan, pencerahan, hingga mencari wangsit (pusaka). Itulah kenapa Alas Purwo masih erat dengan labelnya yang mistis dan klenik. 

Gua-Gua di Alas Purwo

Nah, fenomena lelono ini memang sering ditemukan di area Kawasan Alas Purwo. Beberapa gua di Alas Purwo yang sering dikunjungi para lelono di antaranya adalah:

Bentuk gua-gua di Kawasan Alas Purwo ada yang horizontal atau pun vertikal. Namun yang paling banyak digunakan oleh para lelono adalah yang horizontal karena cenderung mudah diakses dan cenderung luas. Sementara gua berbentuk vertikal umumnya cenderung lebih kecil tapi dari kata orang sekitar gua seperti itu juga sering menjadi tempat lelono untuk mencari wangsit. 

Luasan area dalam guanya bermacam-macam tapi yang paling bersih dan terjaga adalah Goa Istana. Karena Goa Istana yang paling dekat dengan pos jaga Pancur yaitu stasiun bagi para ranger (penjaga hutan) Alas Purwo. Selain itu aksesnya pun mudah karena medannya sudah difasilitasi tangga dan jalur yang jelas. 

Tidak hanya kelima gua tersebut, sebenarnya masih ada beberapa gua lain tapi letaknya memang terpelosok. Beberapa lelono pun banyak yang nekat masuk ke dalam sana demi tujuannya. Namun, menurut ranger di sana juga sering ditemui kasus pencurian kayu ilegal atau blandong kayu

Biasanya para pelaku ini tidak segan menakuti bahkan menghilangkan nyawa yang melihat mereka sedang beraksi. Karena memang pepohonan di Alas Purwo ini termasuk dalam hutan lindung. Sebenarnya tidak hanya pencurian kayu tapi fauna di kawasan ini juga banyak diincar oleh oknum untuk diperdagangkan di pasar gelap.

Pengalaman Pribadi Bertemu Lelono di Alas Purwo

Sepenggal kisah saya yang pernah ke salah satu gua di atas bukit. Di sana saya bertemu dengan seorang lelono yang telah tinggal selama dua tahun di sana. Lelono itu adalah seorang pria dan sendirian. Tempatnya sangat sederhana mengandalkan bahan-bahan alami. Bahan makanannya biasanya dibelinya setiap sebulan sekali. Selain beliau, ada juga lelono yang mengaku ingin berkunjung ke gua untuk menenangkan diri. Pria tersebut meninggalkan keluarganya dari pulau lain hanya untuk bersemedi. 

Kisah Pencari Wangsit dari Warga Sekitar

Ketika saya datang berkunjung ke Alas Purwo saya pernah diceritakan sebuah kisah oleh pemilik rumah makan di dekat pos Pancor. Pemilik tersebut menceritakan bahwa pernah ada sembilan orang pria yang sedang masuk ke dalam hutan Alas Purwo. Kedatangan mereka di Alas Purwo memang untuk mencari wangsit. 

Pada saat tiba waktu gelap, mereka memutuskan untuk tidur di alam beralaskan tanah dan beratap langit, ya, tanpa apa-apa. Namun pada pagi harinya hampir seluruh sembilan pria itu tewas di tempat dengan keadaan mengenaskan. Tubuh mereka terkoyak dan bersimbah darah. Masyarakat percaya bahwa kejadian itu ulah harimau. Hanya satu pria yang selamat dan masyarakat percaya bahwa hanya pria itu yang memiliki niat yang tidak jahat seperti lainnya dan harimau tahu itu. 

-

Itulah sekilas ulasan tentang destinasi mistis yang umum dikunjungi para lelono ketika datang ke Alas Purwo. Kalau penasaran bagaimana suasana mistisnya dan jika beruntung, bisa melihat langsung para lelono melakukan ritualnya, coba gih!